Hari belakangan ini menjadi sangat ironi bagiku. Sebuah tiket perjalanan sudah kusimpan, berangkat tinggal menunggu waktu. Hanya satu pikiran yang sengaja kubiarkan tetap menggantung, pikiran untuk hidup. Kujadikan sebagai yang paling sakral dalam hitungan menuju hari keberangkatan itu. Ironi, iya, yang membuat semua menjadi ironi adalah bahwa aku tak sadar tengah berpikir dalam imaji yang hampa. Untuk sekadar menjiplaknya pada realita saja terkesan ada pemaksaan. Bangsat!
My Social Media
Showing posts with label Cerita Mini. Show all posts
Showing posts with label Cerita Mini. Show all posts
Friday, 9 May 2014
Monday, 10 March 2014
Legit Dunia
![]() |
| ilustrasi: http://www.vinetacook.com |
Tiba-tiba kita menjadi dekat. Setelah cinta yang pernah aku
kobarkan seketika padam didinginkan sikapmu. Sekarang, kita erat berbicara. Dari
sepenggal sapa menuju tawa, kita mulai mengunyah remah cinta. Diiringi tegukan
anggur rindu, kita berenang menuju labuhan terakhir. Labuhan yang menjadi
persinggahan kelak.
Monday, 3 March 2014
Romantisme Ketakutan
Karena memang aku mencintainya dari sisi takutku. Takut
menerima rasa yang muncul. Takut pada pengakuanku. Takut pada ungkapan cinta. Takut
pada penolakan. Menjadi sedemikian romantis dalam ketakutan.
Subscribe to:
Posts (Atom)


